Pengamatan Struktur Sel Batang Vanili (Vanilla planifolia) Secara Mikroskopis – Praktikum Biokimia Tanaman
Praktikum Sel Tumbuhan dilaksanakan pada Oktober 2025 di Laboratorium Menengah Kampus F7 Universitas Gunadarma, Ciracas, Jakarta Timur. Praktikum ini bertujuan untuk mengamati struktur sel tumbuhan pada batang vanili secara mikroskopis serta mengidentifikasi jaringan penyusunnya.
Prosedur kerja dimulai dengan mengambil batang vanili muda yang masih segar dan tidak terlalu keras agar mudah diiris. Batang kemudian diiris secara melintang menggunakan scalpel hingga diperoleh irisan yang sangat tipis dan transparan. Irisan tipis diperlukan agar cahaya dapat menembus preparat saat diamati di bawah mikroskop. Irisan tersebut diletakkan di tengah kaca objek menggunakan pinset, lalu ditetesi aquades untuk menjaga kelembapan dan membantu penembusan cahaya. Preparat kemudian ditutup dengan kaca penutup (cover glass) secara perlahan agar tidak terbentuk gelembung udara. Setelah itu, kaca preparat diletakkan di meja mikroskop dan diamati secara bertahap dengan perbesaran 10x, 40x, dan 100x. Hasil pengamatan didokumentasikan dengan mengambil foto melalui mikroskop.

Berdasarkan hasil pengamatan mikroskopis batang vanili, tampak sel-sel parenkim berbentuk segi banyak (poligonal) dengan ukuran cukup besar serta dinding sel yang jelas dan tebal. Sel parenkim berfungsi sebagai jaringan dasar penyusun batang yang berperan dalam penyimpanan air dan hasil fotosintesis. Selain itu, terlihat sel kolenkim dengan penebalan dinding sel yang tidak merata, yang berfungsi sebagai jaringan penguat pada batang muda.

Di beberapa bagian juga dapat dikenali berkas pembuluh, yaitu xilem dan floem, yang tampak sebagai jalur memanjang berwarna lebih gelap. Xilem berperan dalam mengangkut air dan mineral dari akar ke bagian lain tumbuhan, sedangkan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan (Sari & Hartati, 2021). Hasil pengamatan ini menunjukkan bahwa batang vanili memiliki susunan jaringan yang lengkap untuk mendukung fungsi pertumbuhan, penguatan, dan transportasi zat.









