Profil Lulusan (PL) dirumuskan dengan mempertimbangkan visi dan misi institusi, kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan IPTEK, kebutuhan dunia kerja, sumber daya yang dimiliki Prodi, serta masukan dari industri, alumni, pemerintah, mahasiswa, masyarakat, dan asosiasi profesi. Dokumen juga menyebutkan bahwa perumusan profil lulusan mempertimbangkan kesepakatan Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia (PAGI).
Profil Lulusan Prodi S1 Agroteknologi
| Kode CPL | Profil Lulusan (PL) | Kompetensi Utama |
|---|---|---|
| PL 1 | Praktisi Produksi Tanaman | Merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi lahan untuk produksi tanaman yang produktif, efisien, dan berkelanjutan dengan menerapkan prinsip-prinsip agroteknologi. |
| PL 2 | Konsultan Pertanian Perkotaan | Menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan dan pertanian vertikal yang inovatif, ramah lingkungan, dan sesuai kebutuhan masyarakat serta pemangku kepentingan. |
| PL 3 | Konsultan Pertanian Cerdas | Mengembangkan, mengadaptasi, dan mengimplementasikan teknologi pertanian cerdas berbasis teknologi digital, Internet of Things (IoT), dan sistem pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan produksi tanaman. |
| PL 4 | Wirausahawan Produksi Tanaman | Mengidentifikasi peluang, merancang, mengelola, dan mengembangkan usaha produksi tanaman dengan prinsip kewirausahaan, tata kelola usaha, inovasi, serta pemanfaatan teknologi informasi. |
| PL 5 | Akademisi dan Peneliti Produksi Tanaman | Mengidentifikasi masalah, merencanakan, melaksanakan, dan menganalisis penelitian bidang produksi tanaman serta mengomunikasikan hasilnya secara lisan maupun tertulis. |
Kelima profil tersebut tercantum dalam dokumen kurikulum, dengan PL 1, PL 4, dan PL 5 mengacu pada kesepakatan PAGI, sedangkan PL 2 dan PL 3 merupakan kekhususan Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma.
PL 1 – Praktisi Produksi Tanaman
Praktisi Produksi Tanaman merupakan profil lulusan yang merepresentasikan kompetensi inti Agroteknologi. Lulusan memiliki kemampuan untuk merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi lahan untuk usaha produksi tanaman dengan orientasi pada produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Profil ini menunjukkan bahwa lulusan tidak hanya diarahkan untuk memahami teknik budidaya tanaman, tetapi juga mampu menerapkan prinsip-prinsip agroteknologi dalam menyelesaikan permasalahan nyata pada sektor produksi tanaman. Kompetensi tersebut menjadi fondasi bagi profil lulusan lainnya karena kemampuan produksi tanaman tetap menjadi basis dalam pengembangan urban farming, smart farming, kewirausahaan pertanian maupun penelitian produksi tanaman.
PL 2 – Konsultan Pertanian Perkotaan
Konsultan Pertanian Perkotaan merupakan salah satu kekhususan Prodi Agroteknologi Universitas Gunadarma. Lulusan diarahkan memiliki kemampuan untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan dan pertanian vertikal yang inovatif dan ramah lingkungan. Profil ini sangat berkaitan dengan karakteristik keilmuan Prodi yang mengintegrasikan ilmu pertanian dengan teknologi dan kebutuhan masyarakat perkotaan. Pertanian perkotaan dan pertanian vertikal menjadi salah satu ruang penerapan agroteknologi dalam kondisi keterbatasan lahan serta kebutuhan terhadap sistem produksi yang efisien. Dengan demikian, lulusan tidak hanya berperan sebagai pelaksana produksi tanaman, tetapi dapat berperan sebagai konsultan yang mampu merancang sistem produksi tanaman sesuai karakteristik lingkungan perkotaan dan kebutuhan pengguna.
PL 3 – Konsultan Pertanian Cerdas
Konsultan Pertanian Cerdas merupakan kekhususan kedua yang secara eksplisit membedakan profil lulusan Prodi Agroteknologi Universitas Gunadarma. Lulusan dipersiapkan untuk mampu mengembangkan, mengadaptasi, dan mengimplementasikan teknologi pertanian cerdas berbasis teknologi digital, IoT, dan sistem pengambilan keputusan. Profil ini menunjukkan integrasi yang kuat antara ilmu pertanian dan teknologi informasi. Teknologi tidak ditempatkan hanya sebagai kompetensi tambahan, tetapi digunakan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan sistem produksi tanaman. Karakter tersebut selaras dengan struktur bahan kajian dalam kurikulum yang mencakup smart agriculture dan precision farming, analisis data dan sistem pendukung keputusan, komunikasi dan literasi digital, serta berbagai mata kuliah terkait teknologi pertanian. Oleh karena itu, PL 3 menjadi salah satu penciri penting lulusan Agroteknologi Universitas Gunadarma dalam menghadapi transformasi menuju pertanian berbasis data dan teknologi digital.
PL 4 – Wirausahawan Produksi Tanaman
Profil Wirausahawan Produksi Tanaman diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu melihat sektor pertanian tidak hanya sebagai bidang pekerjaan, tetapi juga sebagai ruang penciptaan dan pengembangan usaha. Lulusan memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi peluang, merancang, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang produksi tanaman, dengan menerapkan prinsip kewirausahaan, tata kelola usaha, inovasi, serta pemanfaatan teknologi informasi. Profil ini memperkuat aspek hilirisasi kompetensi Agroteknologi karena mahasiswa dibekali kemampuan menghubungkan produksi tanaman, inovasi, teknologi, dan pengelolaan usaha. Dengan demikian, lulusan dapat berkembang sebagai pelaku usaha produksi tanaman yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat.
PL 5 – Akademisi dan Peneliti Produksi Tanaman
Profil kelima adalah Akademisi dan Peneliti Produksi Tanaman. Lulusan memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan, melaksanakan, dan menganalisis hasil penelitian dan pengembangan bidang produksi tanaman, serta mengomunikasikan hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah tertulis maupun lisan. Profil ini menunjukkan bahwa kemampuan penelitian menjadi bagian integral dari kompetensi lulusan. Mahasiswa tidak hanya diarahkan menjadi pengguna pengetahuan, tetapi juga mampu melakukan proses ilmiah untuk menghasilkan pengetahuan atau solusi baru dalam bidang produksi tanaman. Hal tersebut juga mendukung pengembangan kompetensi penelitian yang tercermin dalam CPL, terutama kemampuan merancang dan melaksanakan penelitian, mengumpulkan dan menganalisis data, serta mengomunikasikan hasil penelitian secara ilmiah.
Kekhasan Profil Lulusan Prodi Agroteknologi Universitas Gunadarma
Jika dilihat secara keseluruhan, kelima profil lulusan tersebut membentuk rantai kompetensi yang saling melengkapi:
Produksi Tanaman → Pertanian Perkotaan → Pertanian Cerdas → Kewirausahaan → Riset dan Inovasi
PL 1 memberikan fondasi kompetensi produksi tanaman. PL 2 memperluas penerapannya pada konteks perkotaan dan vertical farming. PL 3 mengintegrasikan produksi tanaman dengan teknologi digital, IoT, dan sistem pengambilan keputusan. PL 4 mengarahkan kompetensi tersebut pada penciptaan dan pengembangan usaha, sedangkan PL 5 memperkuat kemampuan penelitian dan pengembangan ilmu serta teknologi produksi tanaman. Yang menjadi pembeda utama adalah PL 2 dan PL 3. Kedua profil tersebut merupakan kekhususan Prodi Agroteknologi Universitas Gunadarma, sementara PL 1, PL 4, dan PL 5 mengikuti kesepakatan PAGI. Dengan demikian, Profil Lulusan Prodi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma dapat dipahami sebagai profil lulusan Agroteknologi yang memiliki fondasi kuat dalam produksi tanaman, tetapi sekaligus memiliki kemampuan khusus untuk menerapkan ilmu tersebut pada pertanian perkotaan, pertanian vertikal, dan pertanian cerdas berbasis teknologi digital dan IoT, serta mampu mengembangkan kompetensi tersebut dalam bidang kewirausahaan maupun penelitian. Hal ini memperkuat posisi Prodi sebagai program studi yang mengintegrasikan ilmu pertanian, teknologi, inovasi, kewirausahaan, dan riset dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian dan kebutuhan dunia kerja.
