Kuliah Umum Prodi Agroteknologi Bahas Peningkatan Produksi dan Peluang Bisnis Tanaman Hias untuk Pasar Domestik dan Mancanegara

Depok, 5 Juni 2026 — Program Studi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma menyelenggarakan Kuliah Umum dengan mengangkat topik “Peningkatan Produksi dan Peluang Bisnis Tanaman Hias untuk Pasar Domestik dan Mancanegara”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 Juni 2026 di Auditorium Kampus F6 Universitas Gunadarma dan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kuliah umum menghadirkan Dr. Liferdi Lukman, SP., M.Si., selaku Direktur Buah dan Tanaman Hias, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian RI. Kehadiran narasumber dari institusi pemerintah yang memiliki tugas dan pengalaman dalam pengembangan hortikultura memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai perkembangan sektor tanaman hias secara lebih luas, khususnya dari perspektif kebijakan dan pengembangan komoditas hortikultura.

Mengenal Potensi Tanaman Hias

Tanaman hias merupakan salah satu bagian dari subsektor hortikultura yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun membuka peluang pasar yang lebih luas. Perkembangan tren tanaman hias, kebutuhan konsumen, inovasi produksi, serta peluang pemasaran menjadi bagian penting yang perlu dipahami oleh calon lulusan Agroteknologi. Melalui kuliah umum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai bagaimana peningkatan produksi tanaman hias dapat berjalan seiring dengan pengembangan peluang bisnis. Perspektif tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya melihat tanaman hias sebagai objek budidaya, tetapi juga memahami potensinya sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

Menghubungkan Keilmuan dengan Dunia Hortikultura

Kegiatan kuliah umum menjadi sarana untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan perkembangan dunia hortikultura. Bagi mahasiswa Agroteknologi, pemahaman mengenai produksi tanaman perlu dilengkapi dengan wawasan mengenai dinamika pasar, peluang usaha, serta perkembangan industri tanaman hias. Melalui pemaparan narasumber, mahasiswa diharapkan dapat melihat keterkaitan antara teknologi budidaya, peningkatan produktivitas, kualitas produk, peluang pasar, dan pengembangan bisnis. Pemahaman yang lebih menyeluruh tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan menentukan bidang profesional yang sesuai dengan minat serta perkembangan sektor pertanian.

Membuka Wawasan Pasar Domestik dan Mancanegara

Topik kuliah umum yang mengangkat pasar domestik dan mancanegara juga memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai luasnya peluang pengembangan tanaman hias. Pasar tanaman hias tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai kualitas, preferensi konsumen, strategi pemasaran, serta kemampuan memenuhi tuntutan pasar. Wawasan tersebut menjadi semakin penting bagi mahasiswa Agroteknologi dalam menghadapi perkembangan sektor pertanian yang semakin kompetitif. Penguasaan ilmu budidaya perlu berjalan beriringan dengan kemampuan melihat peluang dan mengembangkan inovasi agar komoditas pertanian memiliki nilai tambah.

Mendorong Mahasiswa Menjadi Generasi Agroteknologi yang Adaptif

Kuliah Umum Prodi Agroteknologi ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai potensi pengembangan tanaman hias sekaligus memberikan gambaran mengenai peluang karier dan bisnis di sektor hortikultura. Interaksi dengan narasumber dari Kementerian Pertanian RI juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung mengenai perkembangan bidang hortikultura dari lingkungan profesional dan pemerintahan. Melalui kegiatan seperti ini, Program Studi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, wawasan, dan pola pikir kewirausahaan yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian. Dengan bekal keilmuan dan wawasan mengenai peluang pasar, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan hortikultura Indonesia serta melihat tanaman hias sebagai salah satu bidang yang memiliki prospek untuk dikembangkan di pasar domestik maupun mancanegara.