Skip to content

Keunggulan Prodi

Keunggulan Keilmuan Program Studi

Keunggulan utama Program Studi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma terletak pada integrasi yang sistematis antara bidang keilmuan Agroteknologi dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), untuk menghasilkan sistem pertanian yang cerdas, adaptif, inovatif, produktif, dan berkelanjutan khususnya dalam pengembangan smart farming, precision farming, urban farming, dan vertical farming. Integrasi tersebut dibangun di atas fondasi keilmuan agronomi/produksi tanaman, ilmu tanah, proteksi tanaman, fisiologi, genetika dan pemuliaan, serta lingkungan tumbuh, kemudian diperluas melalui pertanian perkotaan, smart farming, precision farming, analisis data, sistem pendukung keputusan, IoT, kecerdasan artifisial, dan teknologi digital. Keunggulan tersebut diwujudkan dalam kurikulum melalui struktur bahan kajian dan mata kuliah yang menghubungkan kompetensi pertanian dengan teknologi. Bahan kajian mencakup pertanian perkotaan; smart agriculture dan precision farming; analisis data dan sistem pendukung keputusan; serta komunikasi dan literasi digital, yang kemudian diperkuat melalui mata kuliah seperti Smart Farming dan Pertanian Presisi, Urban Hortikultura, Budidaya Nirtanah, Sistem Informasi Pertanian, Pengolahan dan Analisis Citra Pertanian, Teknologi Kecerdasan Artifisial, dan Robotika Cerdas. Pendekatan tersebut menjadikan teknologi bukan sekadar kompetensi pendukung, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami, menganalisis, merancang, dan mengembangkan sistem produksi pertanian. Mahasiswa diarahkan untuk mampu memanfaatkan teknologi informasi dan perangkat lunak dalam pengelolaan data pertanian, menerapkan analisis data dan sistem informasi geografis, menggunakan analisis spasial sebagai dasar pengambilan keputusan, serta mengintegrasikan teknologi informasi dengan sistem pendukung keputusan untuk menyelesaikan permasalahan produksi tanaman.

Integrasi Pertanian, Teknologi Digital, dan Keberlanjutan

Keunggulan Prodi juga tercermin pada upaya mengintegrasikan teknologi dengan prinsip pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penguasaan teknologi diarahkan bukan semata-mata untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga untuk mendukung efisiensi penggunaan sumber daya, pengelolaan lingkungan tumbuh, kualitas hasil, keamanan produk, dan keberlanjutan sistem produksi. Kurikulum menempatkan produksi dan budidaya tanaman, ilmu tanah dan nutrisi, proteksi tanaman, genetika dan pemuliaan, lingkungan tumbuh dan pertanian berkelanjutan sebagai bagian dari dasar keilmuan, kemudian menghubungkannya dengan pertanian perkotaan, smart agriculture, precision farming, analisis data, dan sistem pendukung keputusan. Struktur tersebut memperlihatkan karakter integratif antara biological-based agriculture dan technology-based agriculture. Dengan karakter tersebut, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memahami bagaimana tanaman tumbuh dan diproduksi, tetapi juga bagaimana data, sensor, teknologi informasi, kecerdasan artifisial, sistem informasi, dan teknologi pertanian dapat dimanfaatkan untuk mendukung keputusan budidaya dan pengelolaan sistem produksi tanaman.

Keunggulan pada Pertanian Perkotaan dan Pertanian Cerdas

Salah satu penciri yang paling kuat adalah orientasi pada urban farming, vertical farming, dan smart farming. Hal ini tercermin secara langsung dalam profil lulusan. Lulusan diarahkan untuk mampu menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem pertanian perkotaan dan pertanian vertikal yang inovatif dan ramah lingkungan. Selain itu, lulusan juga diarahkan mampu mengembangkan, mengadaptasi, dan mengimplementasikan teknologi pertanian cerdas berbasis teknologi digital, Internet of Things (IoT), dan sistem pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sistem produksi tanaman berkelanjutan. Dengan demikian, orientasi urban/vertical farming dan smart farming bukan hanya menjadi tema pembelajaran, tetapi telah diterjemahkan ke dalam profil lulusan dan capaian pembelajaran. Hal ini memberikan identitas keilmuan yang lebih spesifik dibandingkan pendekatan Agroteknologi yang hanya berorientasi pada produksi tanaman konvensional.

Keunggulan Berbasis Outcome-Based Education

Keunggulan lainnya adalah penerapan Outcome-Based Education (OBE) dalam pengembangan kurikulum. Pada 2018, kurikulum berbasis KKNI selanjutnya diperkuat dengan program MBKM pada 2022.  Akhirnya, pada 2024 dikembangkan kurikulum dengan pendekatan OBE, dimana proses pembelajaran diarahkan pada ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Kompetensi tersebut mencakup kemampuan berpikir kritis, inovatif dan adaptif; penguasaan ilmu dan teknologi pertanian; pemanfaatan teknologi informasi dan pengelolaan data; pengembangan usaha agroteknologi; serta kemampuan merancang dan melaksanakan penelitian dan mengomunikasikan hasilnya. Dengan demikian, keunggulan Prodi tidak hanya terletak pada apa yang dipelajari mahasiswa, tetapi juga pada kemampuan yang dihasilkan setelah mahasiswa menyelesaikan proses pembelajaran.

Keunggulan dalam Menyiapkan Lulusan untuk Dunia Kerja dan Kewirausahaan

Visi keilmuan juga diterjemahkan ke dalam profil lulusan yang beragam dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha dan industri. Kurikulum menetapkan lima profil lulusan, yaitu 1) raktisi Produksi Tanaman; 2) Konsultan Pertanian Perkotaan; 3) Konsultan Pertanian Cerdas; 4) Wirausahawan Produksi Tanaman; serta 6) Akademisi dan Peneliti Produksi Tanaman. Profil Konsultan Pertanian Perkotaan dan Konsultan Pertanian Cerdas menjadi kekhususan yang secara jelas mencerminkan karakter Prodi Universitas Gunadarma. Kurikulum juga memperkuat dimensi kewirausahaan melalui kemampuan mahasiswa untuk mengidentifikasi peluang, merancang, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang agroteknologi dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi informasi. Pendekatan ini diarahkan untuk membentuk lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan dan mengembangkan peluang usaha berbasis teknologi atau agrotechnopreneurship.

Keunggulan dalam Integrasi Riset dan Inovasi

Visi keilmuan Prodi juga diperkuat melalui kemampuan penelitian. Mahasiswa diarahkan untuk mampu mengidentifikasi masalah, merancang penelitian, mengumpulkan dan menganalisis data, menginterpretasikan hasil secara ilmiah, serta mengomunikasikan hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah. Orientasi tersebut memungkinkan pengembangan pembelajaran yang menghubungkan teori, praktik, penelitian, teknologi, dan inovasi. Dengan dukungan lingkungan akademik Universitas Gunadarma dan pengembangan UG Technopark, karakter keilmuan Prodi dapat diarahkan lebih lanjut pada penerapan teknologi pertanian dalam kondisi nyata, termasuk pengembangan sistem pertanian cerdas dan pertanian perkotaan.