{"id":1214,"date":"2026-07-25T17:14:20","date_gmt":"2026-07-25T17:14:20","guid":{"rendered":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/?p=1214"},"modified":"2026-10-05T07:55:27","modified_gmt":"2026-10-05T07:55:27","slug":"prodi-agroteknologi-libatkan-alumni-dan-pengguna-lulusan-dalam-peninjauan-kurikulum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/?p=1214","title":{"rendered":"Prodi Agroteknologi Libatkan Alumni dan Pengguna Lulusan dalam Peninjauan Kurikulum"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1225 size-full\" src=\"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1433\" srcset=\"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-scaled.jpg 2560w, https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-300x168.jpg 300w, https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-1024x573.jpg 1024w, https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-768x430.jpg 768w, https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-1536x860.jpg 1536w, https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Peninjauan-Kurikulum-2-2048x1147.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Cianjur, Jawa Barat<\/strong> \u2014 Program Studi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma melaksanakan Peninjauan Kurikulum dengan melibatkan stakeholder eksternal sebagai bagian dari upaya memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja di bidang pertanian. Kegiatan peninjauan kurikulum pada 25 Juli 2026 mengundang secara daring <strong>Sulikah<\/strong>, alumni Program Studi Agroteknologi yang berkiprah di PT Indoin, serta <strong>Hadi Suparno<\/strong> dari ENVU Indonesia sebagai pengguna lulusan. Keterlibatan alumni dan pengguna lulusan memberikan perspektif langsung dari pengalaman profesional dan kebutuhan industri terhadap kompetensi lulusan Agroteknologi.<\/p>\n<h3>Menghubungkan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam peninjauan tersebut, kurikulum Program Studi Agroteknologi mendapatkan apresiasi karena telah mengarah pada kebutuhan pertanian masa depan. Kurikulum juga dinilai memiliki diferensiasi yang kuat melalui penguatan bidang <em>Smart Farming, Precision Agriculture, Urban Agriculture, dan Vertical Farming<\/em>, serta telah mengakomodasi perkembangan teknologi seperti <em>Artificial Intelligence (AI), Big Data, Geographic Information System (GIS), Internet of Things (IoT),<\/em> dan analisis citra. Namun demikian, masukan dari pengguna lulusan menekankan pentingnya memastikan bahwa penguasaan teknologi tersebut tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi dapat diimplementasikan untuk menyelesaikan permasalahan nyata di lapangan. Dengan demikian, pengembangan kompetensi mahasiswa perlu mengintegrasikan pemahaman teknologi dengan kemampuan analisis, pengambilan keputusan, dan penerapan di lingkungan kerja.<\/p>\n<h3>Masukan Alumni: Penguatan Kompetensi Teknis dan Profesional<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sebagai alumni, Sulikah dari PT Indoin memberikan perspektif mengenai kompetensi yang dibutuhkan lulusan ketika memasuki dunia profesional, khususnya pada bidang pertanian dan industri agrochemical. Beberapa kompetensi teknis yang perlu diperkuat meliputi agronomi, ilmu tanah, fisiologi dan nutrisi tanaman, hama, penyakit dan gulma, klimatologi, serta bioteknologi dan mikrobiologi. Selain penguasaan dasar-dasar ilmu pertanian, mahasiswa juga perlu memperoleh pengalaman praktis melalui praktikum laboratorium dan lapangan yang terintegrasi, program magang yang lebih intensif, proyek kolaboratif dengan perusahaan, kunjungan lapangan, serta kuliah tamu dari praktisi industri dan peneliti. Masukan tersebut juga menyoroti adanya sejumlah pengetahuan dan keterampilan yang sering kali baru diperoleh ketika lulusan mulai bekerja. Pada bidang <em>agrochemical<\/em>, misalnya, mahasiswa perlu memiliki pemahaman mengenai pestisida, klasifikasi dan formulasi, mekanisme kerja atau <em>Mode of Action<\/em> (MoA), teknik aplikasi pestisida, kalibrasi <em>sprayer<\/em>, pemilihan nozzle, perhitungan dosis dan kebutuhan produk, serta perhitungan volume semprot.<\/p>\n<h3>Penguatan Kompetensi untuk Penelitian dan Field Trial<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Masukan dari perspektif industri juga menekankan pentingnya kesiapan lulusan dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan <em><strong>field trial<\/strong> <\/em>sebagaimana dilakukan di lingkungan industri. Kompetensi yang perlu diperkuat mencakup pemahaman mengenai <em>trial protocol, experimental design, <\/em>pengamatan lapang, analisis statistik, penyusunan laporan teknis, data analysis, dan visualisasi data<em>.<\/em> Untuk mendukung product development dan field trial, mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan dalam identifikasi organisme pengganggu tanaman (OPT), memahami mekanisme kerja pestisida, resistensi pestisida, serta fitotoksisitas. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengolah data hasil pengamatan menjadi informasi dan rekomendasi teknis yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.<\/p>\n<h3>Soft Skill Menjadi Bagian Penting Kompetensi Lulusan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Peninjauan kurikulum juga menegaskan bahwa kesiapan lulusan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. <em>Soft skill<\/em> menjadi bagian penting yang perlu mendapatkan perhatian dalam proses pembelajaran. Beberapa kompetensi nonteknis yang dinilai penting bagi lulusan meliputi komunikasi efektif, public speaking, berpikir kritis, problem solving, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, kepemimpinan, negosiasi, Bahasa Inggris, dan etika kerja. Perspektif pengguna lulusan juga menekankan sejumlah kemampuan seperti <em>leadership, people management<\/em>, dan tanggung jawab, di samping keterampilan teknis seperti agronomi, hama dan penyakit tanaman, field trial, serta pemanfaatan teknologi seperti aplikasi drone dan pemetaan area menggunakan drone.<\/p>\n<h3>Memperkuat Pembelajaran Berbasis Pengalaman<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Masukan dari stakeholder menunjukkan pentingnya memperkuat hubungan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan pengalaman kerja nyata. Program <strong>magang<\/strong>, misalnya, dapat menjadi jembatan antara pembelajaran di bangku kuliah dan dunia kerja. Melalui pengalaman magang, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan ilmu yang dipelajari, memahami budaya kerja, standar profesional dan etika industri, mengenali fungsi kerja serta peluang karier, membangun jejaring profesional, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Penguatan pengalaman praktis juga dapat dilakukan melalui praktikum lapangan, proyek bersama perusahaan, kunjungan ke perusahaan atau kebun percobaan, serta interaksi langsung dengan praktisi industri dan peneliti.<\/p>\n<h3>Membangun Kurikulum Agroteknologi yang Relevan dengan Masa Depan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kegiatan Peninjauan Kurikulum pada 25 Juli 2026 menjadi ruang dialog antara Program Studi Agroteknologi Universitas Gunadarma dengan stakeholder yang memiliki pengalaman langsung di dunia kerja. Masukan dari Sulikah dari PT Indoin dan Hadi Suparno dari ENVU Indonesia memberikan perspektif penting mengenai kompetensi teknis, penguasaan teknologi, kemampuan melakukan penelitian dan field trial, serta keterampilan nonteknis yang dibutuhkan lulusan. Kurikulum yang telah mengarah pada perkembangan <em>Smart Farming, Precision Agriculture, Urban Agriculture, Vertical Farming, AI, Big Data, GIS, IoT,<\/em> dan analisis citra perlu terus diikuti dengan penguatan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan teknologi tersebut untuk menyelesaikan permasalahan nyata. Melalui peninjauan kurikulum bersama alumni dan pengguna lulusan, Program Studi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma terus membangun kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, responsif terhadap kebutuhan industri, serta berorientasi pada kesiapan lulusan untuk berkontribusi di dunia kerja.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cianjur, Jawa Barat \u2014 Program Studi S1 Agroteknologi Universitas Gunadarma melaksanakan Peninjauan Kurikulum dengan melibatkan stakeholder eksternal sebagai bagian dari upaya memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja di bidang pertanian. Kegiatan peninjauan kurikulum pada 25 Juli 2026 mengundang secara daring Sulikah, alumni Program Studi Agroteknologi yang berkiprah di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1223,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[55,15,46],"tags":[57,56,58],"class_list":["post-1214","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kurikulum-obe","category-news","category-ug-techno-park","tag-alumni","tag-kurikulum","tag-pengguna-lulusan","has-post-title","has-post-date","has-post-category","has-post-tag","has-post-comment","has-post-author",""],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1214","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1214"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1214\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1230,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1214\/revisions\/1230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1214"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1214"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fti.gunadarma.ac.id\/agrotek\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1214"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}