Tujuan

Visi dan Misi program studi selanjutnya dijabarkan dalam seperangkat tujuan yang menunjukkan luaran atau dampak yang diharapkan dari penyelenggaran pendidikan di program studi Agroteknologi. Tujuan program studi untuk jangka panjang atau bersifat strategis di adalah sebagai berikut:
  1. Menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat dan industri yang dicirikan dengan: (a) Memiliki kompetensi keilmuan di bidang teknologi pertanian yang tanggap terhadap perubahan serta  mempunyai kemampuan analisis pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan kemampuan manajerial dan profesional; (b) Mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pertanian dan sebagai agen perubahan dalam diseminasi teknologi tersebut untuk kepentingan masyarakat; (c) Mampu berkomunikasi dan bekerjasama dalam kelompok multidisiplin dan memiliki kemampuan mengembangkan agrotechnopreneurship; (d) Berintegritas, menjunjung tinggi etika dan norma, serta mampu mengembangkan diri secara mandiri; (e) Peduli terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat dan tanggap terhadap setiap perubahan dalam setiap aspek kehidupan di lingkungannya; serta (f) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menjaga jatidiri dan kepentingan nasional dalam menjalan profesi atau pekerjaannya.
  2. Menghasilkan penelitian yang memiliki karakteristik sebagai berikut: (a) Bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengembangan sistem pertanian perkotaan, pertanian cerdas, dan pengembangan sistem pertanian terpadu; (b) Bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian melalui peningkatan produktifitas sektor pertanian; serta (c) Bernilai guna dan berdaya guna dalam mengembangkan komoditas unggulan nasional secara berkelanjutan
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sektor pertanian memenuhi prinsip dan azas: (a) kebermanfaatan dalam pemberdayaan potensi pangan atau komuditas tanaman unggulan; (b) partisipasi masyarakat dalam peningkatan produktifitas lahan dan tenaga kerja di sekotor pertanian; serta (c) kebermanfaatan dalam pengelolaan lahan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan