Renstra

SASARAN

STRATEGI PENCAPAIAN

Dalam Bidang Pembelajaran Menghasilkan lulusan yang:

    • Mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan keteknikan.

    • Mampu untuk mendesain dan melakukan percobaan serta menganalisis dan menginterprestasikan data

    • Mampu mendesain sistem, komponen atau proses sesuai kebutuhan yang diinginkan

    • Mampu untuk mengindentifikasikan, memformulasikan dan menyelesaikan masalah keteknikan.

    • Mengerti tanggung jawab profesi dan etika

    • Berpengetahuan luas untuk memahami pengaruh penyelesaian keteknikan dalam kontek global dan masyarakat

    • Mengenal kebutuhan dan kemampuan untuk belajar sepanjang hidup

    • Mampu menggunakan teknik, keahlian dan peralatan modern yang dibutuhkan untuk keteknikan.

    • Berpengetahuan tentang isu kontemporer

    • Mampu berkomunikasi secara efektif.

    • Mampu untuk memfungsikan tim dari berbagai fungsi

    • Mampu berkompetisi dengan lulusan perguruan tinggi lain dan berorientasi global serta mahir di bidang TIK

 

    • Setiap semester program studi melakukan kunjungan ilmiah ke institusi/industri. Tujuan dari kunjungan adalah supaya mahasiswa lebih memahami bidang keteknikan secara nyata. Hasil dari kunjungan diantaranya adalah menambah wawasan mahasiswa di bidang keteknikan yang dapat digunakan oleh mahasiswa untuk pelakukan percobaan/penelitian dalam menyelesaikan laporan tugas akhir.

    • Pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Program ini dilakukan secara periodik yaitu dengan siklus 2 tahun. Keberhasilan pencapain kompetensi atau keahlian tersebut diukur dengan melakukan analisis terhadap kompetensi lulusan yaitu dengan tracer study, termasuk umpan balik dari pengguna lulusan mengenai kompetensi lulusan.

    • Pengembangan komunikasi efektif dilakukan dengan inovasi proses pembelajaran yang bersifat student-centered learning atau memberikan kesempatan diskusi dan presentasi kepada mahasiswa. Kemampuan berbahasa pun difasilitasi dengan program student journalism (UG Wartawarga) yang berbasis web.


 

Penciptaan suasana akademis yang kondusif serta suasana persaingan sehat dalam proses belajar mengajar di kelas dan di luar kelas diharapkan dapat mencapai sasaran ini. Beberapa strategi yang diimplementasikan diantaranya adalah pengembangan mata kuliah yang adaptif terhadap pengembangan softskill dan berbasis TIK (disertai kewajiban membuat blog). Di dalam kurikulum, terdapat empat mata kuliah yang difokuskan untuk pengembangan softskills. Strategi yang lain adalah dengan pemberian insentif atau penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional, serta menyelenggarakan seminar tiap tahun sekali, antara lain dengan mendatangkan narasumber dari dalam maupun luar negeri.


 

Dalam Bidang Penelitian:

Mampu mengembangkan penelitian bidang Teknik Mesin dengan menghasilkan penelitian yang bermutu dan berguna bagi pengembangan ilmu, pembelajaran, dan berguna bagi masyarakat Indonesia maupun global

Strategi yang dilaksanakan dengan penciptaan suasana akademis dan budaya penelitian dari dosen dan mahasiswa, yaitu melalui penyediaan paper repository, pembentukan research group, dan diseminasi hasil penelitian inovatif yang dihasilkan oleh dosen atau mahasiswa. Untuk mahasiswa tiap tahun secara khusus diselenggarakan workshop untuk menyiapkan mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai oleh Dirjen Dikti.


Pemberian insentif publikasi internasional dan hibah penelitian kompetitif bagi dosen dan mahasiswa menjadi salah satu strategi yang menjadi prioritas.

Dalam Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

  • Mengadakan kegiatan sosial, pelatihan, pembuatan modul, teknologi tepat guna dan bentuk lainnya.

  • Mengadakan kerjasama dengan pihak lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia maupun global






















Pengembangan strategi university social responsibility melalui program transfer IPTEK dan penerapan hasil penelitian untuk kepentingan masyarakat. Pengayaan bidang keteknikan atau khususnya teknik mesin dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam penerapan ilmu teknik mesin untuk kepentingan industri dan masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memberi kesempatan dosen bersama mahasiswa mengembangkan modul pelatihan untuk diimplementasikan dalam masyarakat, dilaksanakan dalam kaitannya dengan partisipasi dalam hibah penelitian lainnya.

Pemanfaatan sumber daya eksternal- misalnya hibah kompetitif, harus diselaraskan dengan program-program strategis yang tertuang dalam dokumen renstra.

Strategi link and match atau aliansi dengan pihak industri merupakan salah satu strategi pencapaian visi dan misi, terutama dikaitkan dengan aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut sekaligus untuk membentuk jejaring kerjasama yang dapat dimanfaatkan dalam proses penyaluran lulusan atau pengembangan kurikulum. Dalam konteks pencapaian visi dan misi program studi, strategi ini dikaitkan dengan indikator kinerja mengenai kuantitas dan kualitas penelitian yang bersifat terapan atau joint-research atau joint development dengan pihak industri.